5 Penyebab Jerawat Membandel yang Jarang Kamu Ketahui dan Cara Mengatasinya di Klinik

Penyebab jerawat membandel sering kali membuat kita frustrasi, terutama ketika masalah kulit ini tidak kunjung mereda meskipun sudah mencoba berbagai cara. Masalah kulit yang punya istilah medis acne vulgaris ini biasanya mulai muncul pas masa puber di usia 10–18 tahun. Tapi jangan salah, banyak juga kok yang masih harus berjuang melawan jerawat intens sampai usia 30 tahun. Pada dasarnya, jerawat itu muncul pas pori-pori kulit kita tersumbat atau terinfeksi bakteri. Ditambah lagi kalau produksi minyak atau sebum di wajah lagi gak terkontrol, kulit bakal gampang meradang dan memicu benjolan bernanah. Nah, selain faktor umum tadi, sebenarnya ada beberapa pemicu lain yang jarang disadari, lho. Yuk, kita bahas tuntas di artikel ini!

Kenapa Jerawat Sering Muncul? Ini Faktor Internalnya

Banyak yang mikir kalau jerawat itu cuma gara-gara muka kotor atau jarang cuci muka. Padahal, faktor dari dalam tubuh kita sendiri punya peran yang besar banget, salah satunya adalah masalah hormon. Baik di tubuh cowok maupun cewek, ada yang namanya hormon testosteron. Nah, kalau kadar hormon ini lagi melonjak, kelenjar minyak di wajah bakal terpicu buat memproduksi minyak secara berlebihan. Bagi para cewek, siklus bulanan atau hormonal juga sering banget jadi biang kerok minyak berlebih dan jerawat ini. Plus, masa-masa pubertas emang jadi fase transisi hormonal yang paling sering menimbulkan jerawat.

Selain hormon, kamu juga gak bisa mengabaikan faktor genetik alias keturunan. Berdasarkan penelitian, kalau orang tua kamu dulu punya riwayat jerawat meradang pas masa puber, kemungkinan besar kamu juga bakal ngalamin masalah yang serupa. Bahkan kalau kedua orang tua kamu punya masalah yang sama, efeknya ke kamu bisa jadi jauh lebih parah dibanding kalau cuma salah satu orang tua saja. Jerawat karena faktor genetik ini emang gak bisa dicegah total. Tapi untungnya, masalah ini tetap bisa dikurangi dan dikendalikan lewat gaya hidup sehat serta perawatan yang tepat.

Faktor Eksternal dan Kebiasaan yang Bikin Jerawat Makin Parah

Selain urusan dari dalam tubuh, kebiasaan sehari-hari atau gaya hidup kita juga ngaruh banget ke munculnya jerawat. Sering begadang atau kurang tidur, serta hobi mengonsumsi makanan yang tinggi lemak bisa langsung memicu jerawat muncul. Belum lagi kalau kamu lagi mengalami stres berkepanjangan akibat tekanan hidup, hal itu juga bisa memicu jerawat keluar. Makanya, gak heran kalau masyarakat yang tinggal di kota besar biasanya lebih rentan terkena jerawat. Masalahnya bakal makin ribet kalau produksi minyak berlebih di wajah tadi terpapar bakteri. Ada beberapa jenis bakteri yang bisa menimbulkan jerawat, di antaranya Propionibacterium acnes (P. acnes) atau Cutibacterium acnes (C. acnes), Propionibacterium granulosum, dan Staphylococcus epidermidis. Bakteri P. acnes ini nih yang paling sering menyebabkan jerawat karena bisa menghasilkan peradangan bawaan dan enzim aktif yang menyerang sistem imun.

Efek Buruk Sering Gonta-Ganti Skincare

Ada satu lagi nih kebiasaan dalam beberapa kasus yang sering dikira merawat kulit, padahal malah menimbulkan jerawat: yaitu sering gonta-ganti skincare. Jerawat ini biasanya muncul karena kamu terlalu cepat gonta-ganti produk tanpa menunggu reaksinya bekerja secara maksimal. Meskipun kondisi kulit setiap orang berbeda-beda, skincare sangat disarankan untuk digunakan dalam waktu 4–6 minggu terlebih dahulu buat menilai hasilnya. Mengganti skincare terlalu cepat malah bikin kulit kaget dan bereaksi terhadap bahan kimia yang akhirnya memicu jerawat.

Tips Bahan Alami buat Pertolongan Pertama di Rumah

Setelah tahu apa saja penyebabnya, sekarang waktunya kita membahas cara mengatasinya. Pada dasarnya, caranya adalah dengan menyeimbangkan kadar minyak serta membunuh bakteri dan meredakan peradangan. Kamu bisa memanfaatkan beberapa bahan alami di sekitar kita sebagai langkah awal:

  • Bawang Putih: Secara alami mampu meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan kuman dan bakteri, serta ampuh mengobati infeksi. Kandungan senyawa organosulfur di dalamnya memiliki efek antibakteri untuk membantu mengurangi bakteri dan peradangan. Cara pakai: Potong satu siung bawang putih menjadi beberapa bagian, tempelkan pada jerawat selama 15 menit, lalu bersihkan.
  • Lidah Buaya: Gel bening pada daun lidah buaya mengandung belerang dan asam salisilat yang dapat mengobati jerawat. Selain untuk peradangan kulit, gel ini juga bisa mengobati ruam, lecet, dan luka bakar. Cara pakai: Kerok gelnya, oleskan langsung pada permukaan kulit yang berjerawat, dan aplikasikan ulang 1–2 kali sehari.
  • Tomat: Mengandung banyak vitamin A yang bersifat antioksidan. Ketika digunakan pada kulit, vitamin A ini akan menghilangkan sumbatan pada lapisan keratin yang biasanya menjadi penyebab jerawat dan komedo. Cara pakai: Belah tomat menjadi dua bagian, oleskan ke seluruh wajah, diamkan selama 20–30 menit, lalu bilas bersih.
  • Jeruk Nipis: Mengandung vitamin C yang bisa meredakan kemerahan pada jerawat yang sedang meradang. Cara pakai: Peras jeruk nipis, celupkan kapas ke air perasannya, usapkan pada bagian wajah yang berjerawat, lalu bilas hingga bersih setelah mengering.
  • Madu: Bahan alami yang sudah dipercaya ribuan tahun untuk kulit ini memiliki kandungan antioksidan yang bisa membantu membersihkan kotoran dari pori-pori tersumbat. Cara pakai: Teteskan madu pada kapas, gosokkan perlahan ke jerawat, diamkan selama 10–15 menit, lalu bilas hingga bersih.

Kesimpulan

Itu dia beberapa informasi penting mengenai jerawat, mulai dari penyebab hingga cara alami mengatasinya. Kalau kamu sudah melakukan cara-cara alami di atas tapi jerawat tak kunjung sembuh, itu tandanya kamu membutuhkan penanganan dari ahli. Cobalah lakukan konsultasi pada klinik yang sudah terpercaya seperti Dermaster, pelopor industri perawatan kecantikan di Indonesia yang sudah berkomitmen selama lebih dari dua dekade. Namun, jika kamu memiliki jadwal yang padat, manfaat perawatan mereka tetap bisa didapatkan dalam bentuk produk seperti Acne Booster Serum yang bisa membantu mempercepat proses penyembuhan jerawat. Pastikan beli yang asli hanya di Tokopedia Kino Official Shop, ya!

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Berapa lama kita harus menunggu untuk melihat hasil dari suatu produk skincare? Meskipun kondisi kulit setiap orang berbeda, disarankan untuk menggunakan skincare dalam waktu 4–6 minggu terlebih dahulu sebelum menilai hasilnya agar kulit tidak kaget.

2. Mengapa stres dan gaya hidup perkotaan bisa memicu jerawat? Gaya hidup seperti kurang tidur, konsumsi makanan tinggi lemak, serta stres berkepanjangan akibat tekanan hidup bisa memicu hormon yang menyebabkan jerawat keluar. Hal ini membuat masyarakat kota besar lebih rentan.

3. Bakteri apa saja yang menjadi penyebab munculnya jerawat? Ada beberapa jenis bakteri, di antaranya Propionibacterium acnes (P. acnes) atau Cutibacterium acnes (C. acnes) yang paling sering memicu peradangan, serta Propionibacterium granulosum dan Staphylococcus epidermidis.

4. Apakah jerawat karena faktor genetik bisa disembuhkan total? Jerawat yang disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan dari orang tua memang tidak bisa dicegah, namun gejalanya tetap bisa dikurangi dengan gaya hidup dan perawatan yang tepat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top